• Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro  |             | 

Migas


Kabupaten Bojonegoro merupakan kabupaten penghasil migas tertinggi di Jawa Timur. Akan tetapi wilayah ini masih dikatakan belum berkembang dilihat dari pencapaian indikator  pengembangan wilayah, yakni pendapatan perkapita, nilai IPM, dan tingkat kemiskinan yang berada dibawah Provinsi Jawa Timur.

Selama ini belum diketahui seberapa besar pengaruh sektor migas terhadap pengembangan wilayah Bojonegoro yang mana hal itu dianggap penting guna kemajuan Bojonegoro kedepannya. Dengan menggunakan teknik analisis jalur dapat diketahui bagaimana pengaruh sektor migas terhadap pencapaian pengembangan wilayah Bojonegoro baik secara langsung maupun tidak langsung.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor migas dapat memberikan pengaruh langsung terhadap pencapaian pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita. Selain itu sektor migas juga mempengaruhi secara tidak langsung terhadap  penurunan tingkat kemiskinan. Untuk mengurangi tingkat  kemiskinan, sektor migas dapat berkembang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ataupun melalui peningkatan jumlah tenaga kerja sehingga sektor ini mampu mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.

Potensi tambang migas (minyak bumi dan gas alam). 

Potensi migas di wilayah Kabupaten Bojonegoro cukup besar. Perkiraan cadangan minyak di Kabupaten Bojonegoro mencapai 600 juta – 1,4 milyar barel dan cadangan gas sekitar  1,7 – 2 triliun kaki kubik. Angka tersebut merupakan jumlah perkiraan terbesar di Indonesia yang berada di blok cepu yang dieksploitasi oleh Exxon Mobil.

Selain itu terdapat JOB PPEJ (Petrochina – Pertamina) yang mengelola lapangan Sukowati dengan produksi rata-rata 3 juta barel/tahun. Juga terdapat lapangan Tiung biru yang masih dalam tahap eksplorasi oleh Pertamina EP dengan potensi gas yang diduga cukup besar dan mampu memberikan tambahan produksi gas 250 juta kaki kubik per hari. Dengan potensi migas yang cukup besar tersebut maka diperkirakan mampu menyumbang 20 % produksi nasional.

Kawasan Blok Cepu dan Blok Sukowati secara administratif berada di Kecamatan Ngasem, Kecamatan Kedewan dan Kecamatan Gayam. 
Selain tambang minyak yang dikelola secara mekanis oleh perusahaan besar juga terdapat penambangan tradisional yang dikelola oleh masyarakat dengan peralatan sederhana untuk pengambilan minyak di sumur-sumur minyak yang ada.