• Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro  |             | 

Setelah Open House, Pj Bupati Bojonegoro Akan Berlebaran di Kampung Halaman


bojonegorokab.go.id - Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah tahun ini akan terasa berkesan bagi penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro, Suprianto. Pria yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemerintah Provinsi Jatim itu akan melaksanakan open house bersama pejabat dan warga Bojonegoro di rumah dinas Jalan Mas Tumapel lingkup Pemkab pada 15 Juni. "Di Bojonegoro saya banyak memiliki saudara dan keluarga baru, jadi sudah sepatutnya saya dan keluarga akan merayakan lebaran bersama mereka sebelum pulang ke kampung halaman," ujar Suprianto melalui surat elektronik. Suprianto mengungkapkan, sama seperti kebanyakan orang, momen Idul Fitri ini merupakan sebuah kebahagiaan bisa ketemu sanak saudara. Oleh karena itu, setelah menggelar open hose di Bojonegoro, dirinya bersama keluarga berencana ke Madiun dan Ngawi untuk bertemu sanak saudara. "Maklum sudah lama tidak ketemu pasti banyak yang harus saling diceritakan, sekalian napak tilas dan mengenang saat masih kecil saat di kampung halaman dulu, dan hal demikian bagi seusia saya ini rasanya seperti tamasya yang menyenangkan," kata pria keahiran Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi ini. Kendati demikian, lanjut dia, masa cuti bersama sebelum lebaran ini dirinya masih harus mengecek dan memastikan kesediaan kebutuhan bahan pukok dan kesediaan obat-obatan di pos mudik sebagaimana tren data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, jumlah kecelakaan hingga 11 Juni lalu sebanyak 137 kejadian. Dengan korban meninggal sebanyak 10 orang, luka berat 53 orang, dan luka ringan 136 orang. "Kecelakaan terbanyak pada tanggal 11 Juni lalu, dalam sehari ada 11 kejadian, dengan korban meninggal sebanyak 2 orang, luka berat 2 orang, dan 8 orang luka ringan," jelasnya. Selain dirinya, Plt. Ketua PKK Kabupaten, Ny Narti Suprianto juga masih melakukan aktivitas di cuti bersama ini dengan keliling ke desa-desa untuk tegur sapa dan memberikan santunan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), lansia, fakir miskin dan yatim piatu untuk mengurangi beban hidup mereka.(dwi/kominfo)
  • By admin
  • 12-06-2018
  • 43