• Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro  |             | 

FKUB Bojonegoro Serukan Pilkada Damai


bojonegorokab.go.id - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), di Kabupaten Bojonegoro yang terdiri agama Islam, Katolik, Hindu dan Khonghuchu, menyerukan kepada partai-partai politik, pasangan calon bupati dan wakil bupati dan para pendukung pasangan calon untuk senantiasa bersikap jujur, adil, bersih, tanpa politik uang. "Kami juga menyerukan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bojonegoro untuk bersama-sama menciptakan berlangsungnya pemilihan kepada daerah dan wakil kepada daerah yang aman, lancar dan damai," kata Ketua FKUB, KH. Alamul Huda, saat deklarasi di kantor FKUB, Rabu (16/05/2018). Dalam kesempatan itu Gus Huda panggilan akrab KH. Alamul Huda, menyerukan kebersamaan antar umat beragama, dengan tetap menjalin kerjasama hubungan sosial kemasyarakatan. "Dan tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memecah belah hubungan antar umat beragama," ujarnya. Melalui FKUB Gus Huda juga mengajak semuanya untuk selalu menjalin komunikasi antar tokoh agama, tokoh masyarakat dan antar umat beragama, mengantisipasi terjadinya konflik horizontal serta menolak berbagai macam bentuk kampanye hitam. FKUB juga berharap, pada pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bojonogoro tahun 2018  hendaknya dilaksanakan dengan jujur, adil, berlangsung dalam suasana kondusif mengedepankan kebersamaan, menjunjung semangat toleransi,  "Partai Politik dan Tim Sukses pasangan calon Bupati dan Wakil bupati semaksimal mungkin mengendalikan massa pendukungnya dan mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik," tandas Gus Huda. Melalui forum ini FKUB menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten Bojonegoro supaya menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggungjawab serta semua pihak agar siap menerima hasil Pemilihan Kepala Daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Bojonegoro 2018 secara dewasa, lapang dada dan bijaksana. "Selanjutnya dalam kesempatan yang baik ini, kami Forum kerukunan umat beragama “Mengutuk Aksi Terorisme” dan mendorong kepada TNI dan POLRI untuk memberantas sel-sel terorisme yang masih tersisa di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sampai keakar-akarnya,"pungkasnya. (Git/Kominfo)
  • By admin
  • 16-05-2018
  • 29